5 DEMONSTRAçõES SIMPLES SOBRE ORGASME EXPLICADO

5 Demonstrações simples sobre orgasme Explicado

5 Demonstrações simples sobre orgasme Explicado

Blog Article

The importance that society places on sex — combined with our incomplete knowledge of the orgasm — has led to several common misconceptions.

"Banyak perempuan yang mengalami orgasme tapi tidak menyadarinya. Jadi, langkah pertama adalah memahami apa itu orgasme dan bagaimana tubuh mengalami orgasme meskipun tidak terlihat seperti yang seharusnya," ujar Trejo.

Tidak seperti apa yang mungkin Anda percaya dari TV atau film, sebenarnya orgasme bisa dicapai dengan lebih dari satu cara. Ada berbagai tipe dan intensitas orgasme, dan dalam prosesnya, Anda akan lebih mengenal tubuh Anda sendiri.

Female orgasmic disorders center around the absence or significant delay of orgasms following sufficient stimulation.

Tergantung dengan siapa Anda melakukan interaksi seksual dan apa aktivitas yang Anda lakukan, setiap orang memiliki caranya sendiri dalam mencapai orgasme. 

Nice men are great partners, and yet they too often feel left out when it comes to hot sex. Find the 6 key things to be a sexy "nice man."

These same areas are activated during physical sexual stimulation, highlighting how powerful visual stimulation can be as a means of sexual arousal.[30]

Berdasarkan artikel di Mayo Clinic, kebanyakan wanita mengalami orgasme hanya selama mendapatkan flashlight sex rangsangan klirotis.

Doctors refer to the absence of orgasms as anorgasmia. This term can either refer to when a person has never experienced an orgasm (primary anorgasmia) or when a person who previously experienced orgasms no longer can (secondary anorgasmia). The condition can occur generally or in specific situations.

Anda bisa saja tidak mengalami klimaks karena melakukan aktivitas seksual dalam situasi yang tidak tepat, seperti gugup, lelah, atau pikiran sedang terganggu. 

Anorgasmia tidak dapat dicegah melainkan dengan mengatasi pemicunya. Pilihan perawatan yang bisa dilakukan adalah:

Misalnya, Anda bisa berbaring telentang dengan pinggul dan lutut diangkat sehingga tangan lebih mudah mencapai area belakang.

Fase resolusi dan refraksi: Tahap ini disertai dengan perasaan rileks dan kantuk. Fase resolusi menyebabkan pria tidak mampu mencapai ereksi lagi dalam waktu beberapa menit atau jam.

Rangsang area tersebut dengan jari sampai orgasme tercapai. Anda bisa mencapai orgasme sendiri jika tahu letak G-spot. Gosokkan jari di titik tersebut dengan mencoba berbagai kecepatan dan tekanan.

Report this page